Explore Zona Dewasa

Viral Gak Sengaja Masuk Anus Ditengah Hujan Deras 2

 Aopok.com - Seperti dugaanku, batang kemaluan Rio tidak lah sepanjang punya Leo, tapi tidak juga pendek, namun lingkar diameternya lebih besar dari Leo, sehingga tetap saja aku kewalahan menghisapnya berhubung bibirku kecil. Aku berjongkok di antara kedua tungkainya dan bertumpu pada kedua sikuku, sementara Leo dengan ganasnya menusukkan penisnya ke dalam vaginaku sambil memaki-maki dan melenguh kenikmatan.

Agar tidak terlalu keras menjerit menahan serangan Leo, aku mencoba berkosentrasi pada batang penis Rio dan mulai bekerja menjilat, menghisap, menggigit dan mengocoknya dengan bersemangat seirama dengan sodokan yang kuterima dari arah kemaluanku.


“Uhh.. mmph.. kontolmu besar juga Yang, enak..!” pujiku.
Rio tidak menjawab karena sedang menikmati sensasi pijatan mulutku. Kuputar-putar ke kiri dan ke kanan di dalam mulutku sambil kuhisap dalam-dalam, kutahan lalu kulepaskan setelah sekian detik membuatnya meringis nikmat. Tidak ada kata lain memang yang dapat mewakili perasaan yang kami alami selain nikmat yang tiada tara. Aku sangat menikmati peranku melayani kebutuhan seksual dan menjadi objek pemuas nafsu mereka.

“Leo, aku mau keluar. Oouu.. Ooohh yeah..! Aahh..!” jeritku ketika mencapai orgasme.
Leo tetap liar menyodok liangku, sesekali tangannya bergerak ke bawah mencari klitorisku dan mencubitnya sampai aku menjerit antara sakit dan nikmat. Selanjutnya berbagai posisi mereka atur tubuhku, sementara aku hanya dapat menurut disuruh apa saja, sebab seluruh tubuhku pasrah menerima perlakuan mereka.

Badanku gemetar hebat melepas orgasme berkali-kali, tapi mereka tetap saja belum orgasme. Bergantian mereka menggarap vaginaku, sementara aku terus berusaha mengimbangi mereka. Bagaimanapun aku tidak mau kalah menunjukkan kebinalanku di tempat tidur, dan kurasa mereka sangat terkesan melihatku sangat hebat bergerak liar dan menjerit-jerit. Kami semakin hanyut dalam gelorah nafsu birahi, hingga akhirnya aku mau keluar. Rio semakin keras menyodokku, lalu tiba-tiba ditariknya penisnya dan dibawa ke mulutku. Aku segera menyingkirkan batang kejantanan Leo dari mulutku dan menyambut penis Rio dengan terburu-buru.

“Oh cepat sini Sayang..! Biar kuemut sampai keluar, Ooohh..!”
Kuhisap cepat dan kukocok batang kemaluannya di dalam mulutku, semantara penis Leo sudah nangkring di sarangnya mengaduk-aduk vaginaku. Dalam beberapa menit, muncratlah sperma Rio memenuhi rongga mulutku dan kutelan setelah kumainkan sejenak. Semprotan kedua muncrat mengenai seluruh wajahku dan semprotan ketiga sebagian berhasil kutangkap dalam mulutku, namun sebagian sukses membasahi wajahku pula.

“Hmm.. banyak sekali spermamu Yang, enak..!” kataku sambil menjilati penisnya, membersihkan sisa-sisa sperma yang masih tertinggal.
“Udah dong Hana. Geli nih..! Nggak usah rakus gitu, nanti juga bisa kok kamu dapatin. Tenang aja.. asal memekmu masih bisa kuubek-ubek, spermaku juga masih bisa kamu nikmati.” ujarnya kegelian.
Akhirnya kurelakan batangnya pergi dari mulutku.

Karena wajahku penuh sperma, maka kubersihkan dengan jari-jariku dan kujilati setiap jari untuk mendapatkan sperma yang tercecer itu. Sejak pertama kali pacarku menyuruh menelan spermanya, aku langsung tergila-gila dan jatuh cinta menelan setiap sperma dari laki-laki yang meniduriku. Aku asyik mengemut jari-jariku sendiri sambil menjerit menikmati sodokan-sodokan Leo yang semakin cepat. Pasti sebentar lagi dia off. Benar saja kataku, tidak lama kemudian kurasakan otot-ototnya makin tegang pertanda maninya udah di ujung penis. Cepat-cepat kutarik vaginaku.

“Tahan Yang bentar..!” aku langsung bergegas bangun dan turun dari tempat tidur, lalu berlutut di depan batang penisnya dan menyambarnya masuk ke mulutku. Lanjut baca!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Viral Gak Sengaja Masuk Anus Ditengah Hujan Deras 2"

Posting Komentar